☼ Kewirausahaan ☼
Kewirausahaan
berasal dari kata wirausaha diberi awalan ke dan akhiran an
yang bersifat membuat kata benda wirausaha mempunyai pengertian abstrak, yaitu
hal-hal yang bersangkutan dengan wirausaha. Lebih lanjut bila wira
diartikan sebagai berani dan usaha diartikan sebagai kegiatan bisnis
yang komersial maupun non bisnis dan non komersial, makakewirausahaan dapat
diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan keberanian seseorang untuk
melaksanakan sesuatu kegiatan bisnis/non bisnis (cara mandiri)
Definisi
Kewirausahaan :
1.
Dapat mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas serta juga dapat
melahirkan wirausaha sukse lainnya. (Ciputra,2008)
2.
Seseorang yang mampu memulai dan menjalankan usaha. (Kamus Manajemen -
LPPM)
3.
Orang yang mampu melakukan koordinasi, organisasi, dan penawasan. (J.B.
Say)
4.
Orang yang mendobrak system ekonomi yang ada dengan memperkenalkan
barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi beru atau
mengolah bahan baku
baru. (Josep Schumpeter)
5.
Suatu kegiatan yang dapaat memberikan nilai tambah terhadap produk atau
jasa melalui transformasi kreatifitas, inovasi, dan kepekaan terhadap
lingkungan sekitarnya, sehingga produk atau jasa tersebut dapat dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat pengguna produk dan jasa. (Prof. Raymond Kao,1999)
6.
Orang yang berani menangguna resiko atas bisnis yang ia tekuni. Orang
tersebut juga melihat bahwa terdapat suatu peluang luar biasa dalam suatu
bidang. (Zimmerer dan scarborough,2005)
7.
Seseorang yang mengorganisir, memenej, dan menanggung resiko sebuah
bisnis atau usaha. (Kamus Merriam-Webster)
8.
Perilaku berpikir strategis dan pengambilan resiko yang dilakukan untuk
penciptaan peluang baru yang dilakukan oleh individu maupun organisasi.
9.
Seseorang yang memiliki kecakapan tinggi dalam melakukan perubahan,
memiliki karakteristik yang hanya ditemukan sangat sedikit dalam sebuah
populasi.
10. Kesatuan
terpadu dari semangat, nilai-nilai dan prinsip sreta sikap, kuat, dan seni dan
tindakan nyata yang sangat perlu, tepat dan unggul dalam menangani dan
mengembangkan perusahaan atau kegiatan lain yang mengarah pada pelayanan
terbaik kepada pelanggan dan pihak-pihak lain yang berkepentingan termasuk
masyarakat, bangsa dan Negara.
Definisi
wiraswasta
1.
Kemampuan untuk menciptakan pekerjaan sendiri.
2.
Keberanian, keutamaan, atau keperkasaan dalam berusaha dengan bersandar
pada kekuatan sendiri.
3.
Memindahkan sumber daya ekonomi dari kawasan produktivitas ke kawasan
produktivitas tinggi dan hasil yang besar. (J.B. Say)
4.
Orang yang berani memutuskan untuk berani bersikap, berpikir dan
bertindak secara mandiri, mencari nafkah dan berkarir dengan jalan berusaha
diatas kemampuan sendiri.
5.
Seseorang yang berani dan layak menjadi teladan dalam bidang usaha
dengan landasan berdiri diatas kaki sendiri.
6.
Seseorang yang memiliki dorongan untuk menciptakan sesuatu yang lain
dengan menggunakan waktu dan kegiatan, disertai modal dan resiko, serta
menerima bals jasa dan kepuasan serta kebebasan pribadi atas usahanya tersebut.
Wiraswastawan atau wirausahawan merupakan orang
yang jeli akan peluang usaha yang sangat menguntungkan, asal saja para
wirausahawan itu bekerja keras,ulet dan percaya kepada kemampuan diri
sendiri,modal awalnya adalah harus dapat mengenali lingkungannya dan
mengerahkan sumber daya alam,maka wirausahawan akan mendapatkan keuntungan yang
sangat menggiurkan.
♣ Perusahaan kecil ♣
Ciri-ciri
Perusahaan Kecil :
1.
manajemen berdiri sendiri
2.
modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil
3.
daerah operasinya kecil
4.
ukuran dalam keseluruhan relative kecil
5.
umumnya dikelola pemilik
6.
struktur organisasinya sederhana
7.
pemilik mengenal karyawan
8.
persentase kegagalan perusahaan tinggi
9.
kekurangan manajer yang ahli
10. modal
jangka panjang sulit diperoleh
Kekuatan
Perusahaan Kecil
1.
kebebasan untuk bertindak
2.
menyesuaikan kepada kebutuhan setempat
3.
peran serta dan melakukan usaha/tindakan
Kekurangan
Perusahaan Kecil
1.
relative lemah dalam spesialisasi
2.
modal dalam pengembangan terbatas
3.
relative sulit mendapat karyawan yang cakap
♣ Perbedaan perusahaan kecil dengan
Kewirausahaan ♣
Secara sederhana perbedaan antara
perusahaan kecil dengan kewirausahaan adalah kewirausahaan adalah
berbentuk seorang pemimpin yang mampu memimpin anggotanyan untuk mencapai
tujuannya tersebut. Sedangkan perusahaan kecil berbentuk organisasi atau kelompok
kecil.
Contoh dari wirausaha adalah usaha
dengan cara franchising atau usaha waralaba .
Sebelum melakukan usaha dengan cara
tersebut ada baiknya kita harus mengetahui kiat – kiat memilih usaha dengan
cara tersebut , berikut kiat-kiat dalam memilih usaha franchising :
1. Jangan minder saat berhadapan dengan staf
bisnis waralaba. Biarpun mereka berhak menyeleksi Anda, sesungguhnya mereka
juga membutuhkan Anda. Karena itu manfaatkan sesi-sesi wawancara dengan mereka
untuk menggali habis kondisi usaha waralaba. Mereka boleh menggali informasi
seputar kepribadian dan kondisi keuangan investor. Anda pun seharusnya bisa
menggali berbagai informasi mendalam tentang perusahaan penyelenggara waralaba.
2. Coba kenali latar belakang perusahaan atau sang
pengusaha, bonafiditas, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, serta
keunggulan dan keunikan produk atau sistem mereka. Dari serangan balik
wawancara itu Anda bisa meraba sikap mereka. Cara dan sikap ketika menjawab
pertanyaan bisa Anda jadikan tolok ukur kultur usaha mereka. Semakin mereka
terbuka, semakin baik. Semakin mereka misterius dan tertutup, ya semakin buruk.
Ingat, kelak Anda harus saling bertukar informasi dengan mereka. Bayangkan dan
perkirakan apakah Anda bisa berkomunikasi secara nyaman dengan mereka kelak?
3. Jangan segan menyelidiki kondisi keuangan pewaralaba.
Kinerja mereka di masa lalu bisa menjadi pantulan prospek usaha Anda di masa
depan. Pewaralaba yang baik tak akan segan membagi informasi penting ini.
Waralaba yang layak pilih adalah perusahaan yang telah menghasilkan untung
selama bertahun-tahun, setidaknya lebih dari 3 tahun. Tanyakan pula kinerja
cabang atau gerai milik terwaralaba lama. Apakah mereka untung atau malah
gulung tikar. Kalau tutup sebabnya apa, begitu pula kalau sukses resepnya apa. Tak
ada salahnya kalau Anda mencoba menggali informasi langsung dari terwaralaba
lama yang lebih dulu beroperasi.
4. Pilihlah brand waralaba yang sudah dikenal
masyarakat. Sebagian brand waralaba luar negeri tak dikenal di sini.
Tapi, kalau nama mereka cukup terkenal secara Internasional, layaklah
untuk dipertimbangkan. Jadi jangan segan menyelidiki reputasi mereka lewat
internet atau kenalan di luar negeri.
5. Bisnis waralaba bukanlah deposito atau obligasi
pemerintah yang berbunga tetap. Karena itu, jangan pertaruhkan seluruh kekayaan
Anda pada bisnis yang ingin Anda masuki. Sehebat apa pun waralaba yang hendak
Anda ikuti, resiko bisnis tetap ada. Soalnya, ada banyak faktor ekonomi yang
tidak berada dalam kendali perusahaan atau pelaku ekonomi mana pun, sehebat apa
pun sistem dan keunggulan mereka.
6. Pelajari dan cermati draf kontrak sebaik-baiknya.
Jangan terburu-buru menganggukkan kepala dan berjabat tangan tanda sepakat.
Ingat, semua kewajiban dan hak Anda tercatat dalam dokumen kontrak. Jadi,
jangan sampai kontrak itu nantinya hanya merugikan Anda.
♣Referensi
♣
v
Nissakfh.wordpress.com
v
Dicilala.blogspot.com
v
Widyamauretya.blogspot.com